Memuliakan Orang Shalih
Pernyataan Abdullah bin Baaz bahwa memuliakan orang shalih adalah syirik
Memberikan loyalitas (wala’) kepada orang-orang kafir dan munafik dengan cara menghormati, memuliakan, mencintai dan bangga dengan mereka, bahkan memanggil mereka dengan panggilan “Sayyid” (tuan yang mulia)
Jawaban Habib Munzir Al Musawa
Memberikan loyalitas (wala’) kepada orang-orang kafir dan munafik dengan cara menghormati, memuliakan, mencintai dan bangga dengan mereka, bahkan memanggil mereka dengan panggilan “Sayyid” (tuan yang mulia)
Jawaban Habib Munzir Al Musawa
Tentunya memanggil sayyid antara muslimin adalah diperbolehkan oleh Rasul saw, sebagaimana Umar bin Khattab ra berkata pada Abubakar shiddiq ra : Anta sayyiduna wa khairuna wa ahabbuna ila rasulillah saw (engkau adalah junjungan kami, dan yang terbaik diantara kami, dan yang kami cintai terhadap Rasul saw) (Shahih Bukhari).
Berkata Umar ra : Abubakar Sayyiduna, dan telah membebaskan Bilal Sayyiduna. (shahih Bukhari).
Karena Rasul saw mengajari mereka berucap demikian, seraya bersabda : Janganlah diantara kalian (untuk para budak) berkata : aku akan membawakan makanan untuk Rabbku, (rabb juga bermakna pemilik), namun katakanlah (pada pemilik/tuan kalian) Sayyidy wa maulay (tuanku dan junjunganku) (Shahih Bukhari).
Komentar
Posting Komentar